Jumat, 10 November 2017

SUMBER-SUMBER BELAJAR



MAKALAH BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
TENTANG SUMBER-SUMBER BELAJAR
Dosen: Destina Kasriyati, M.Pd.
Disusun oleh :

Lely Anisyah Afrillia (1688203004)
Fitri Arifnur                         (1688203053)


UNIVERSITAS LANCANG KUNING
PEKANBARU
 2017



DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ……………………………………………

i

Daftar isi …………………………………………………………..

ii

BAB I PENDAHULUAN ………………………………………...

1

Latar Belakang ………………………………………….....……..

1

BAB II PENDAHULUAN ……………………………………….

2

Pengertian Sumber Belajar …………………………………….

2

Jenis-Jenis Sumber Belajar …………......………………………..

2

Manfaat dan Tujuan Sumber Belajar ……………………………

4

Pemanfaatan lingkungan sebagai Sumber Belajar …………......

5

Fungsi Sumber belajar dalam pendidikan ……………………...

6

Faktor yang mempengaruhi Sumber belajar …………………..

6

Kreteruia Memilih Sumber Belajar ……………………..……….

7

BAB III PENUTUP…………………..........……………………….

8

Ringkasan ………………………………………………………....

8

Referensi ……………………………………………………………

9



BAB I
PENDAHULUAN

    Pendidikan merupakan usaha membudidayakan manusia atau memanusiakan manusia, tetapi usaha dalam setiap pembaruan sistem pendidikan nasional masih terdapat masalah yang paling menonjol yaitu tentang kualitas dan kuantitas pendidikan. Kedua masalah ini sulit ditangani secara simultan sebab dalam upaya meningkatkan upaya kualitas, maka masalah kuantitas terabaikan begitu juga sebaliknya. Oleh karenanya masalah dalam dunia pendidikan tidak heran kalau tidak pernah tuntas di mana pun, termasuk di negara yang sudah maju sekalipun.
    Mengingat pendidikan selalu berkenaan dengan upaya pembinaan manusia, maka keberhasilan dalam pendidikan bergantung pada unsur manusianya. Guru merupakan unsur manusia yang paling menentukan berhasilnya dalam pelaksannan pendidikan. Sebagai ujung tombak, guru secara langsung berupaya membina, mempengaruhi dan mengembangkan kemampuan siswa agar terampil, cerdas, dan bermoral tinggi.
    Proses belajar mengajar terjadi apabila ada interaksi antara guru dengan siswa dan antara siswa dengan siswa. Dalam interaksi tersebut guru memerankan fungsi sebagai pengajar atau pemimpin belajar atau fasilitator belajar, sedangkan siswa berperan sebagai pelajar atau individu yang belajar. Mengajar tidak semata-mata berorientasi kepada hasil, tetapi juga berorientasi pada proses dengan harapan makin tinggi prosesnya makin tinggi pula hasil yang dicapai.
    Keberhasilan dalam pembelajaran tidak berjalan langsung tanpa adanya proses, melainkan seorang pendidik haruslah mengetahui berbagai macam faktor maupun  unsur dalam pembelajaran itu sendiri. Sebab dengan mengetahui faktor-faktor tersebut kita dapat membenahi sikap, motivasi, konsentrasi serta penyimpanan hasil belajar itu sendiri. Sehingga dapat tercapai proses pembelajaran yang kondusif serta hasil belajar yang diinginkan. Berikut ini akan kami paparkan mengenai belajar dan pembelajaran definisinya maupun faktor serta unsur yang mempengaruhinya.






BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Sumber Belajar
Yang dimaksud dengan sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk mempelajari bahan dan pengalaman belajar sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Sumber belajar (resources) pada dasarnya dipakai dalam pendidikan atau latihan sebagai suatu system yang terdiri dari sekumpulan bahan atau situasi yang diciptakan dengan sengaja dan dibuat agar memungkinkan siswa belajar secara individual.
Edgar Dale (1969) seorang ahli pendidikan mengemukakan sumber belajar adalah, ‘ segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi belajar seseorang.’ Pendapat lain dikemukakan oleh Association Educational Comunication and Tehnology AECT (1977) yaitu ‘ berbagai atau semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar.
Kedua pengertian tersebut menunjukkan bahwa pada hakikatnya sumber belajar begitu luas dan kompleks, lebih dari sekedar media pembelajaran. Segala hal yang sekiranya diprediksikan akan mendukung dan dapat dimanfaatkan untuk keberhasilan pembelajaran dapat dipertimbangkan menjadi sumber belajar. Dengan pemahaman ini maka guru bukanlah satu-satunya sumber tetapi hanya salah satu saja dari sekian sumber belajar lainnya.
Dengan demikian dapat disimpulakan bahwa Sumber belajar (learning resources) adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.
B. Jenis-jenis Sumber Belajar
Jika sumber belajar diklasifikasikan menurut jenis sumber belajarnya, maka akan tersusun sebagai berikut:
Ø  Pesan (massage), informasi yang harus disalurkan oleh komponen lain berbentuk ide, fakta, pengertian dan data. Contoh: Bahan-bahan pelajaran (sumber belajar yang dirancang), cerita rakyat, dongeng, nasehat (sumber belajar yang dimanfaatkan).


Ø  Manusia (people), orang yang menyimpan informasi atau menyalurkan informasi. Tidak termasuk yang menjalankan fungsi pengembangan dan pengelolaan sumber belajar. Contoh: guru, actor, siswa, pembicara, pemain tidak termasuk teknisi dan tim kurikulum (sumber belajar yang dirancang), narasumber, pemuka masyarakat, pimpinan kantor, responden (sumber belajar yang dimanfaatkan).


Ø  Bahan (material), Sesuatu, bisa disebut media/software yang mengandung pesan untuk disajikan melalui pemakaian alat. Contoh: transparansi, film, slides, tape, buku, gambar (sumber belajar yang dirancang), relief, candi arca, peralatan teknik (sumber belajar yang dimanfaatkan).

Ø  Peralatan (device), sesuatu yang bisa disebut media/hardware yang menyalurkan pesan untuk disajikan yang ada didalam software. Contoh: OHP, proyektor slides, film, TV, kamera, papan tulis (sumber belajar yang dirancang), generator,
 mesin, alat-alat, mobil (sumber belajar yang dimanfaatkan).


Ø  Teknik/metode (technique), prosedur yang disiapkan dalam mempergunakan bahan pelajaran, peralatan, situasi dan orang untuk menyampaikan pesan. Contoh: ceramah, diskusi, sosiodrama, simulasi, kuliah, belajar mandiri (sumber belajar yang dirancang), permainan, percakapan (sumber belajar yang dimanfaatkan).

Ø  Lingkungan (setting), situasi sekitar dimana pesan disalurkan/ditransmisikan. Contoh: ruangan kelas, studio, perpustakaan,lauditorium, aula (sumber belajar yang dirancang), taman, kebun, pasar, museum, toko (sumber belajar yang dimanfaatkan).
Dalam pengembangannya, sumber belajar terdiri dari dua macam, diantaranya:
Ø  Sumber belajar yang dirancang atau dipergunakan untuk membantu belajar mengajar (learning resources by design) sumber belajar yang  dikembangkan sebagai komponen sistem instruksional untuk memberikan fasilitas belajar yang terarah dan bersifat formal. buku, brosur, ensiklopedi, film, video, tape, slides, film strips, OHP.


Ø  sumber belajar yang dimanfaatkan guna memberikan kemudahan kepada seseorang dalam belajar berupa segala macam sumber belajar yang ada disekelilingnya. Sumber belajar tersebut tidak dirancang untuk kepentingan tujuan suatu kegiatan pengajaran yang disebut (learning resources by utilization): pasar, toko, museum, tokoh masyarakat, taman.

 C. Manfaat dan Tujuan Sumber Belajar
Perkembangan sumber belajar dari waktu ke waktu mengalami metamorfosis yang makin mempermudah proses belajar, ini disebabkan perkembangan zaman yang semakin modern menuntut dunia pendidikan untuk mengalami pergantian system dalam pengadaan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan manusia.
Sebelum teknologi canggih dikenal, sumber belajar awalnya dimulai dari sumber belajar pra-guru, yakni sumber belajar yang belum mengandalkan tenaga guru dalam proses belajarnya, kemudian setelah itu muncullah guru sumber belajar utama dalam proses belajar mengajar, memberikan pengajaran dalam proses belajar yang sudah berkompeten dalam menangani kegiatan belajar mengajar, dengan adanya guru sebagai sumber belajar utama tidak cukup optimal tanpa sebuah alat bantu sumber belajar yang lain, maka guru membutuhkan sebuah alat bantu berupa buku atau media cetak lainnya untuk mensukseskan proses pembelajaran. Dengan perkembangan zaman yang semakin maju dalam hal teknologi seperti saat ini, proses belajar tak lagi mengandalkan guru, media cetak atau sumber belajar lainnya. Kini teknologi informasi yang semakin canggih mampu membantu segala kegiatan manusia termasuk dalam proses belajar mengajar. Adapun manfaat dan tujuan dari sumber belajar itu sendiri adalah:
Ø  Selama pengumpulan informasi terjadi kegiatan berpikir yang kemudian akan menimbulkan pemahaman yang mendalam dalam belajar (McFarlane, 1992).
Ø  Mendorong terjadinya pemusatan perhatian terhadap topic sehingga membuat peserta didik menggali lebih banyak informasi dan menghasilkan hasil belajar yang lebih bermutu (Kulthan, 1993).
Ø  Meningkatkan ketrampilan berpikir seperti keterampilan dalam memecahkan persoalan.

D. Pemanfaatan Lingkungan sebagai sumber belajar
Lingkungan merupakan salah satu sumber belajar yang amat penting dan memiliki nilai-nilai yang sangat berharga dalam rangka proses pembelajaran siswa. Lingkungan dapat memperkaya bahan dan kegiatan belajar. Lingkungan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber Belajar terdiri dari
Ø  Lingkungan sosial
Lingkungan sosial dapat digunakan untuk memperdalam ilmu-ilmu sosial dan kemanusiaan sedangkan lingkungan alam dapat digunakan untuk mempelajari tentang gejala-gejala alam dan dapat menumbuhkan kesadaran peserta didik akan cinta alam dan partispasi dalam memlihara dan melestarikan alam.
Pemanfaatan lingkungan dapat ditempuh dengan cara melakukan kegiatan dengan membawa peserta didik ke lingkungan, seperti survey, karyawisata, berkemah, praktek lapangan dan sebagainya. Bahkan belakangan ini berkembang kegiatan pembelajaran dengan apa yang disebut out-bond, yang pada dasarnya merupakan proses pembelajaran dengan menggunakan alam terbuka.
Di samping itu pemanfaatan lingkungan dapat dilakukan dengan cara membawa lingkungan ke dalam kelas, seperti : menghadirkan nara sumber untuk menyampaikan materi di dalam kelas. Agar penggunaan lingkungan sebagai sumber belajar berjalan efektif, maka perlu dilakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi serta tindak lanjutny
Ø  lingkungan fisik (alam)
Lingkungan alam atau lingkungan fisik adalah segala sesuatu yang sifatnya alamiah, seperti sumber daya alam (air, hutan, tanah, batu-batuan), tumbuh-tumbuhan dan hewan (flora dan fauna), sungai, iklim, suhu, dan sebagainya.Lingkungan alam sifatnya relatif menetap, oleh karena itu jenis lingkungan ini akan lebih mudah dikenal dan dipelajari oleh anak. Sesuai dengan kemampuannya,
anak dapat mengamati perubahan-perubahan yang terjadi dan dialami dalam kehidupan sehari-hari, termasuk juga proses terjadinya.Dengan mempelajari lingkungan alam ini diharapkan anak akan lebih memahami gejala-gejala alam yang terjadi dalam kehidupannya sehari-hari, lebih dari itu diharapkan juga dapat menumbuhkan kesadaran sejak awal untuk mencintai alam, dan mungkin juga anak bisa turut berpartisipasi untuk menjaga dan memelihara lingkungan alam.
E. Fungsi Sumber Belajar Dalam Pendidikan
Sumber belajar memiliki fungsi :
Ø  Meningkatkan produktivitas pembelajaran dengan jalan: (a) mempercepat laju belajar dan membantu guru untuk menggunakan waktu secara lebih baik dan (b) mengurangi beban guru dalam menyajikan informasi, sehingga dapat lebih banyak membina dan mengembangkan gairah.

Ø  Memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual, dengan cara: (a) mengurangi kontrol guru yang kaku dan tradisional; dan (b) memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang sesuai dengan kemampuannnya.


Ø  Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pembelajaran dengan cara: (a) perancangan program pembelajaran yang lebih sistematis; dan (b) pengembangan bahan pengajaran yang dilandasi oleh penelitian.

Ø  Lebih memantapkan pembelajaran, dengan jalan: (a) meningkatkan kemampuan sumber belajar; (b) penyajian informasi dan bahan secara lebih kongkrit.


Ø  Memungkinkan belajar secara seketika, yaitu: (a) mengurangi kesenjangan antara pembelajaran yang bersifat verbal dan abstrak dengan realitas yang sifatnya kongkrit; (b) memberikan pengetahuan yang sifatnya langsung.

Ø  Memungkinkan penyajian pembelajaran yang lebih luas, dengan menyajikan informasi yang mampu menembus batas geografis.

F. faktor yang mempengaruhi sumber belajar
Ø  Perkembangan teknologi. Dewasa ini sejalan dengan perkembangan zaman maka muncullah berbagai sumber belajar modern yang bisa dimanfaatkan jasanya seperti halnya film, slides, film strips yang bisa digunakan sebagai sumber belajar yang dirancang. Demikian pula dengan sumber belajar yang tidak dirancang seperti wawancara dengan narasumber dapat menggunakan teknik rekaman melalui fotografi, video atau audio.
Ø  Nilai-nilai budaya setempat. Sering ditemukan bahan yang diperlukan sebagai sumber belajar yang dipengaruhi oleh budaya setempat, diantaranya nilai-nilai budaya yang diyakini oleh masyarakat setempat. Seperti tempat bekas peninggalan upacara ritual pada masa lampau yang masih dianggap tabu oleh masyarakat setempat untuk dikunjungi akan sulit dipelajari atau diteliti sebagai sumber belajar.
Ø  Keadaan ekonomi pada umumnya. Sumber belajar juga dipengaruhi oleh keadaan ekonomi yang mempengaruhi sumber belajar dalam hal upaya pengadaannya, jenis atau macamnya. Seperti: lembaga pendidikan mengadakan beberapa sumber belajar dalam jumlah yang cukup memadai dan bervariasi. Hal ini pastinya membutuhkan dana yang cukup besar dan tidak murah. Maka dari itu, kebutuhan dan pemanfaatan sumber belajar disesuaikan dengan keadaan ekonomi lembaga tersebut.
Ø  Keadaan pemakai. Pemakai sumber belajar memegang peran penting karena pemakailah yang memanfaatkan sumber belajar, seperti halnya: bagaimana latar belakang dan pengalaman pemakai, bagaimana motivasi pemakai, apa tujuan pemakai memanfaatkan sumber belajar.

G. Ktiteria Memilih Sumber Belajar
Dalam memilih sumber belajar harus memperhatikan kriteria sebagai berikut:
Ø  Ekonomis: tidak harus terpatok pada harga yang mahal
Ø  Praktis: tidak memerlukan pengelolaan yang rumit, sulit dan langka
Ø  Mudah: dekat dan tersedia di sekitar lingkungan kita;
Ø  Fleksibel: dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan instruksional dan
Ø  Sesuai dengan tujuan: mendukung proses dan pencapaian tujuan belajar, dapat membangkitkan motivasi dan minat belajar siswa.





BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Sumber belajar (learning resources) adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.
Secara garis besarnya, terdapat dua jenis sumber belajar yaitu:
  • Sumber belajar yang dirancang (learning resources by design), yakni sumber belajar yang secara khusus dirancang atau dikembangkan sebagai komponen sistem instruksional untuk memberikan fasilitas belajar yang terarah dan bersifat formal.
  • Sumber belajar yang dimanfaatkan(learning resources by utilization), yaitu sumber belajar yang tidak didesain khusus untuk keperluan pembelajaran dan keberadaannya dapat ditemukan, diterapkan dan dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.
Sumber belajar memiliki fungsi :
Ø  Meningkatkan produktivitas pembelajaran dengan jalan: (a) mempercepat laju belajar dan membantu guru untuk menggunakan waktu secara lebih baik dan (b) mengurangi beban guru dalam menyajikan informasi, sehingga dapat lebih banyak membina dan mengembangkan gairah.
Ø  Memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual, dengan cara: (a) mengurangi kontrol guru yang kaku dan tradisional; dan (b) memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang sesuai dengan kemampuannnya.
Ø  Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pembelajaran dengan cara: (a) perancangan program pembelajaran yang lebih sistematis; dan (b) pengembangan bahan pengajaran yang dilandasi oleh penelitian.
Ø  Lebih memantapkan pembelajaran, dengan jalan: (a) meningkatkan kemampuan sumber belajar; (b) penyajian informasi dan bahan secara lebih kongkrit.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar