
UJIAN TENGAH SEMESTER
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LANCANG KUNING
JL. Yos Sudarso KM 10 Rumbai
Pekanbaru
Nama : Lely Anisyah Afrillia Dosen
Pengampuh : Destina Kasriyati,M.Pd
Nim : 1688203004 Semester
: Ganjil 2017
Mata Kuliah : Belajar Dan Pembelajaran Deadline : 10-11-2017/24
Pendidikan
Dimasa Depanku
Jika kelak saya menjadi seorang Guru, Teori Behaviouristik yang saya akan
aplikasikan kepada peserta didik. Karena pada teori ini, belajar terjadi
apabila perubahan dalam bentuk tingkah laku dapat diamati. Kebiasaan perilaku
terbentuk karena pengaruh peristiwa-peristiwa yang terjadi dilingkungan
sekitar. Teori Behaviouristik berpandang bahwa belajar terjadi karena Operat
Conditioning, jika seseorang menunjukkan perilaku belajar yang baik akan
mendapat hadia dan kepuasan. Peserta didik yang telah mendapatkan hadia sebagai
penguat akan semakin meningkatkan kualitas perilaku mengajarnya. Agar proses
pembelajaran terlaksana dengan baik. Saya akan melakukan pendekatan agar
pembelajaran mepermudah peserta didik memahami pembelajaran maka saya kan
melakukan pendekatan kelompok, pendekatan ini dapat membinah dan mengembangkan
sikap sosial siswa dan melakukan metode pembelajaran Demonstrasi. Alasan say
memilih metode ini karena perhatian siswa dapat lebih dipusatkan kemudian
mengarahkan siswa pada materi yang sedang dipelajari. Kesan dan pembelajaran
akan lebih melekatdalam diri siswa. Untuk mendukungnya, saya memilih Teknik
Diskusi Karen asemua semua siswa terlibat aktif. Dan jika impian saya terwujud
peran guru yang saya harapkan kedepannya Inisiator, yaitu saya sebagai pencetus
ide-ide dalam proses belajar. Ide yang dicetus adalah ide yang kreatif. Ada
kebanggaan tersendiri apabila saya dapat memberikan ilmu yang saya miliki
berguna bagi peserta didik saya. Karena tanggung jawab seorang guru itu berat.
Strategi yang saya akan gunakan adalah Strategi PALKEM, yaitu, strategi
Pembelajaran Aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Dengan harapan
agar peserta didik mampu berfikir kreatif. Namun demikian tak selamanya semua
itu dapat berjalan mulus, ada klanya masalah yang terjadi. Misalnya masalah
peserta didik yang mengalami persoalan dengan orang tua nya. Orang tua tersebut
menginkannya anaknya tidak melanjutkan sekolah dengan alasan pendidikan itu
tidak terlalu penting. Karena kasusu ini anak mengalami tekanan. Dan saya
sebagai pendidik saya akan mencoba memberikan pengertian kepada orang tua
peserta didik, bahwa pendiikkan itu penting. Pendidikan adalah hak semua orang
tak memandang suku, agama, ras dan juga jenis kelamin. Ilmu yang diperoleh dari
dunia pendidikan akan berguna jika kita bersungguh-sunggu. Karena imu itu
memakmurkan hidup kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar